Evaluasi Sifat Koligatif Larutan

 Assalamualaikum wr.wb

Nama : Shafa Riandani

Kelas. : XII MIPA

Mapel : Kimia - Sifat Koligatif Larutan


Berikut tugasnya.




Jawaban dan pembahasan :


1. Semua sifat berikut tergolong sifat koligatif larutan, kecuali ....

Jawaban : E).  Kepekatan Larutan

Pembahasan : Sifat koligatif larutan itu ada empat macam, yaitu penurunan tekanan uap (ΔP), penurunan titik beku (ΔTf), kenaikan titik didih (ΔTb), dan tekanan osmotik (π)

Sehingga jawaban yang tepat adalah yang E karena tidak menunjukkan Sifat Koligatif Larutan.


2. Jika tekanan uap pelarut murni adalah P°, tekanan uap larutan adalah P, penurunan tekanan uap larutan ΔP, dan fraksi mol pelarut Xp , serta fraksi mol terlarut Xt , maka hubungan yang benar adalah ....

Jawaban : A). P = Xp . P°

Pembahasan : 




3. Fraksi mol urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 20 oC sebesar 17,5 mmHg. Maka tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah ... mmHg

Jawaban : B). 14

Pembahasan : Hukum Raoult menyatakan: " tekanan uap larutan sebanding dengan fraksi mol pelarut dan tekanan uap pelarut murninya". Hukum Raoult berlaku pada larutan encer dan dapat dituliskan dengan persamaan matematis untuk menghitung nilai tekanan uap suatu larutan.




4. Sebanyak 4 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam 100 gram air ternyata mendidih pada suhu 100,347 °C, maka massa molar zat tersebut adalah ....

Jawaban : B). 60

Pembahasan : 




5. Data percobaan penurunan titik beku:



Berdasarkan data percobaan di atas, maka besarnya penurunan titik beku larutan ditentukan oleh …

Jawaban : B). Jumlah partikel zat terlarut

Pembahasan : Sifat koligatif adalah sifat-sifat fisis larutan (tekanan uap, titik didih, titik beku dan tekanan osmosis) yang hanya tergantung pada jumlah partikel zat terlarut. Hal ini dinyatakan dalam Faktor Van't Hoff. Berdasarkan data yang ada, jumlah konsentrasi zat terlarut sangat berpengaruh terhadap titik beku larutan, yaitu:

Larutan gula dan larutan urea 0,1 dan 0,01 molal membeku pada suhu -0,186 oC dan -0,0186 oC. Meskipun kedua larutan mengandung jenis zat terlarut yang berbeda, namun jumlah zat terlarutnya sama.


Titik beku garam dapur paling rendah jika dibandingkan dengan larutan gula dan urea, baik dalam konsentrasi 0,1 dan 0,01 molal. Hal ini membuktikan faktor Van't Hoff, yaitu pada konsentrasi yang sama, jumlah zat pada larutan elektrolit lebih banyak jika dibandingkan dalam larutan non-elektrolit. Oleh karena itu, penurunan titik beku larutan garam paling besar sehingga nilai titik bekunya paling rendah.


Jadi, jawaban yang tepat adalah B.


6. Sebanyak 20 gram senyawa berikut dalam 100 gram air yang mempunyai titik beku tertinggi adalah ....

Jawaban : E). Sukrosa (Mr = 342)

Pembahasan : rumus menentukan titik beku larutan non elektrolit yaitu


dari rumus dapat diketahui mol diperoleh dari : 

karena massa semua larutan sama sehingga yang akan berpengaruh adalah Mr dari larutan. 

semakin tinggi Mr maka mol akan semakin rendah yang menyebabkan molalitas semakin rendah. Jika molalitas rendah maka hanya terjadi sedikit penurunan titik beku artinya titik bekunya tidak terlalu berkurang (tetap tinggi).

Sehingga titik beku tertinggi dapat diperoleh dari Mr yang terbesar.

Jadi, jawaban benar adalah E.


7. Berikut ini peristiwa kimia dalam kehidupan sehari-hari :

1. Etilen glikol dapat ditambahkan ke dalam radiator mobil

2. Desalinasi air laut.

Kedua contoh di atas berhubungan dengan sifat koligatif larutan secara berturut-turut..

Jawaban : A). Penurunan titik beku dan osmosis balik

Pembahasan : Di daerah yang beriklim dingin, air radiator mudah membeku. Untuk mengatasinya, ke dalam air radiator biasanya ditambahkan etilen glikol. Etilen glikol ini berfungsi untuk menurunkan titik beku. Sehingga pada suhu yang dingin, air radiator campuran ini belum membeku karena titik bekunya sudah turun.

Desalinisasi air laut adalah proses pembuatan air murni dari air laut. Mula-mula air laut dipisahkan dengan membran semipermeabel. Dengan memberi tekanan yang cukup, partikel air pada air laut akan mampu menembus membran. Sementara itu, partikel-partikel lain yang terkandung dalam air laut akan tertahan. Proses ini disebut osmosis balik.

Jadi, penambahan etilen glikol dan desalinisasi air laut berhubungan dengan penurunan titik beku dan osmosis balik

Jadi, penambahan etilen glikol dan desalinisasi air laut berhubungan dengan penurunan titik beku dan osmosis balik.


8. Sebanyak 82 gram suatu zat nonelektrolit dilarutkan dalam air hingga volume 1 liter dan mempunyai tekanan osmosis sebesar 9,84 atm pada suhu 27oC. Jika tetapan gas R = 0,082 L atm / mol K, maka Mr zat tersebut adalah ....

Jawaban : B). 205

Pembahasan :  


9. Tekanan osmotik suatu larutan yang terdiri atas 7,2 g glukosa (C6H12O6) dalam 250 mL larutan pada suhu 27 °C adalah .... (Ar C = 12 g/mol, Ar O = 16 g/mol, Ar H = 1 g/mol)

Jawaban : D. 3,94 atm

Pembahasan : 



10. Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah .... 

Jawaban : A). Titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya

Pembahasan :






Jawaban lebih ringkas

1. E
2. A
3. B
4. B
5. B
6. E
7. A
8. B
9. D
10. A


Selesai alhamdulillah









Komentar