Penurunan Tekanan Uap
Assalamualaikum wr.wb
Nama : Shafa Riandani
Kelas. : XII MIPA
Mapel : Kimia
Bab : Sifat Koligatif Larutan ( Penurunan Tekanan Uap)
Berikut tugasnya
Penyelesaian
1.
a.) Perhatikan larutan No. 1 dan 2 apakah zat terlarutnya sama? Bagaimana dengan penurunan tekanan uapnya?
Penyelesaian :
Pada larutan No. 1 dan 2 zat terlarut kedua nya sama yaitu Sukrosa. Penurunan tekanan uap larutan No. 1 lebih kecil dibandingkan dengan larutan No. 2, hal ini berkaitan dengan fraksi mol dari larutan No. 2 yang lebih besar daripada larutan No. 1, sehingga penurunan tekanan uap larutan No. 2 lebih besar
b.) Perhatikan larutan No. 1 dan 2 apakah zat terlarutnya sama? Bagaimana dengan penurunan tekanan uapnya?
Penyelesaian :
Pada larutan No. 1 dan 2 zat terlarut kedua nya sama yaitu Sukrosa. Penurunan tekanan uap larutan No. 1 lebih kecil dibandingkan dengan larutan No. 2, hal ini berkaitan dengan fraksi mol dari larutan No. 2 yang lebih besar daripada larutan No. 1, sehingga penurunan tekanan uap larutan No. 2 lebih besar
c.) Adakah pengaruh nilai fraksi mol zat terlarut terhadap penurunan tekanan uap yang terjadi?
Penyelesaian :
Ada,
penurunan tekanan uap dan fraksi mol zat terlarut secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut.
Dengan demikian, semakin banyak fraksi mol zat terlarut maka penurunan tekanan uap semakin besar.
Dengan begitu terdapat adanya pengaruh nilai fraksi mol zat terlarut terhadap penurunan tekanan uap yang terjadi.
Hal ini dapat diamati pada kasus yang A
d.) Bagaimana hubungan antara nilai fraksi mol zat terlarut dengan penurunan tekanan uap larutan?
Penyelesaian :
Hubungan penurunan tekanan uap dan fraksi mol zat terlarut secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut.
Hubungan antara nilai fraksi mol terlarut dengan penurunan uap larutan ialah berbanding lurus
Dengan demikian, semakin banyak fraksi mol zat terlarut maka penurunan tekanan uap semakin besar.
e.) Bagaimana pula hubungan antara nilai fraksi mol zat terlarut dengan tekanan uap larutan?
Penyelesaian :
Hukum Raoult menyatakan bahwa besarnya tekanan uap larutan sebanding dengan fraksi mol pelarut dalam larutan. Semakin banyak jumlah zat terlarut dalam larutan, semakin sedikit bagian pelarutnya sehingga tekanan uap juga semakin rendah.
Hubungan antara nilai fraksi mol zat terlarut dengan tekanan uap larutan ialah, semakin besar fraksi mol zat terlarut, semakin kecil tekanan uap larutannya.
Selisih tekanan uap antara uap pelarut murni dengan tekanan uap larutan disebut sebagai penurunan tekanan uap larutan. Kondisi ini dapat ditulis dalam persamaan sebagai berikut :
∆P = P^0 - P
Keterangan
∆P = penurunan tekanan uap larutan
P^0 = tekanan uap pelarut murni
P = tekanan uap larutan
Berdasarkan Raoult, jika zat terlarut tidak menguap, maka penurunan tekanan uap larutan sebanding dengan fraksi mol zat terlarut. Sedangkan tekanan uap larutan sebanding dengan fraksi mol pelarut.
P = XP - P^0
∆P = Xt . P^0
Xp = fraksi mol pelarut
Xt = fraksi m terlarut
Adanya zat terlarut akan menurunkan tekanan uap pelarut.
NB : Soal yang a & b soal nya sama



Komentar
Posting Komentar